Dies Natalis ke-3 SMA Pradita Dirgantara: Mengubah Peradaban dimulai dari Sektor Pendidikan

dies natalis ke 3 sma pradita dirgantara

Boyolali – Direktur Pengembangan, Dwi Agus Yuliantoro dalam peringatan Dies Natalis ke-3 SMA Pradita Dirgantara mengingatkan peran sektor pendidikan sebagai motor penggerak peradaban sebuah bangsa.

“Lompatan kemajuan peradaban sebuah bangsa dimulai dari sektor pendidikan. Di hari jadi ke-3 SMA Pradita Dirgantara, momentum ini harus jadi titik balik semua civitas akademika untuk terus berinovasi. Kami sangat bersyukur memiliki Ketua Umum Yasarini, Ibu Ny. Nanny Hadi Tjahjanto yang begitu visioner dan memberikan inspirasi bagi kami terus berkembang,” ungkap Dwi dalam peringatan dies natalis ke-3 SMA Pradita Dirgantara di ruang oval, Minggu, (11/7/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Yasarini Ny. Nanny Hadi Tjahjanto yang hadir secara virtual juga memberikan ucapan selamat atas dies natalis ke-3 SMA Pradita Dirgantara dan meminta seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi di tengah situasi pandemi global Covid-19.

“Meski masih berusia 3 tahun, namun kita mampu buktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk berprestasi. Buktinya, SMA Pradita Dirgantara mampu meluluskan alumni yang diterima di banyak perguruan tinggi negeri di Indonesia dan luar negeri, bahkan kita berhasil memecahkan rekor MURI,” tegas Ny. Nanny.

Ny. Nanny menambahkan bahwa soliditas dan sinergitas antar unit di SMA Pradita Dirgantara harus terus ditingkatkan. Momentum revolusi mental yang baru saja diikuti civitas akademika awal Juli 2021 lalu harus terus dijaga.

Selain Panglima TNI, Kasau, dan Wakasau yang memberikan video ucapan selamat dies natalis ke-3 SMA Pradita Dirgantara, ucapan daring juga datang dari beberapa tokoh dan publik figur antara lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, Rektor UNS Jamal Wiwoho, tokoh pendiri SMA Pradita Dirgantara Ravik Karsidi, Bupati Boyolali, dan testimoni dari para alumni.

Peringatan dies natalis ke-3 ini dirayakan secara sederhana dengan prokes yang sangat ketat. Seluruh jajaran pimpinan, guru, dan staf menggunakan masker double, dan tetap menjaga jarak. Puncak dies natalis dirayakan dengan pemotongan tumpeng oleh Direktur Pengembangan, Kepala Sekolah, dan Manajer Keasramaan dan Rumah Tangga kemudian diserahan secara daring kepada Ketua Umum dan jajaran pengurus Yasarini pusat. Acara ini juga dihadiri secara daring oleh segenap pengurus Yasarini pusat dan daerah, Danlanud SMO serta Dandepohar 50.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Scroll to Top